Stimulasi Si Kecil

 

Cara Menstimulasi Perkembangan Fisik Anak

Anak yang sehat biasanya akan banyak menggerakkan bagian tubuhnya terlebih otot-otot besarnya. Motorik kasar ini akan banyak digunakan oleh mereka secara alamiah, tak jarang, resiko cedera bisa timbul dalam proses belajarnya. Namun tahu kah anda, jika motorik keras dan halus bisa di stimulasi agar perkembangannya maksimal? Jika belum tahu, artikel kali ini akan membahas cara menstimulasi perkembangan fisik anak .

Menirukan gerakan binatang

Anak merupakan makhluk peniru ulung. Ajarkan si kecil untuk menirukan gerakan binatang kesayanganya. Misalnya ajak mereka bermain di taman yang ada kolam kecilnya. Carilah katak dan jadikan katak tersebut sebagai contoh untuk mengajak sang bayi melompat. Cari juga binatang-binatang lain yang bisa dijadikan contoh dalam mengimitasi gerak semisal kucing, anjing, burung dan lain sebagainya.

Sediakan sebatang kayu panjang

Ajak anak anda untuk berjalan diatas kayu panjang sebagai bentuk usaha untuk melatih keseimbangan kanan dan kirinya. Pengawasan jangan dikendorkan, karena resiko anak jatuh akan besar. Jika tidak menemukan kayu, carilah bangunan panjang yang bisa digunakan untuk melatih keseimbangan seperti trotoar.

Bermain basket

Ajak anak anda untuk bermain bola lalu masukkan bola kedalam keranjang. Jika tidak ada ring basket yang tersedia, ember baskom dan barang lainnya yang memiliki lubang penampungan diatasnya bisa dijadikan bahan penggati ring. Kegiatan ini akan bisa meningkatkan tingkat konsentrasi si kecil.

Play ground

Ajak anak anda untuk bermain di taman bermain khusus anak. Pastikan anak yang disini minimal berumur 4 tahun. Ajak mereka kesana kenalkan lalu biarkan mereka mencoba. Permainan prosotan misalnya bisa meningkatkan kemampuan memanjat anak, permainan ayunan bisa meningkatkan kemampuan keseimbangan anak supaya tidak jatuh. Disana mereka selain melatih motorik, sang anak juga bisa melatih kemampuan bersosialisasinya.

Bermian lompat angka

Ajak anak anda untuk bermain permainan ini. Selain bisa merekatkan intimasi antara anak dengan pengasuhnya, permainan ini juga bisa melatih konsentrasi dan kemapuan otot kaki dalam melompat. Poin plus lainnya sang pengasuh bisa sekalian melakukan nostalgia akan permainan dahulu yang sering dimaikan.

Menari

Putarkan anak anda musik kesukaanya, ajarkan dia beberapa gerakan dalam menari. Biarkan sang anak untuk menari dengan sesuai kehendaknya pun bisa menjadi opsi. Kegiatan ini pastinya akan menggerakkan semua motorik anak baik itu kasar dan halus yang bisa meningkatkan mood sikecil untuk terus bergerak.


Previous
Next Post »